Tampilkan postingan dengan label Tarian Mancanegara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tarian Mancanegara. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 April 2013

Kabuki, Tari Tradisional Jepang

Kabuki merupakan tarian tradisional Jepang yang paling populer. Sejak zaman kuno, Kabuki selalu menjadi primadona masyarakat Jepang.

Para penarinya adalah pria. Kabuki menawarkan olah tari yang berbaur dengan kritik sosial dan kearifan hidup. Gerak khas Kabuki terletak pada langkah kaki yang sangat lemah lembut. Terdapat 3 gerakan dasar pada Kabuki, yaitu gerakan memutar, gerakan tangan, dan gerakan kepala. Setiap gerakan menyimbolkan ekspresi manusia. Tarian Kabuki dipadu dengan busana berupa kimono yang eye catching, membuat tarian ini semakin sulit untuk dilupakan.

penari Kabuki dirias secara mencoloh dan mewah. Hal tersebut membuat tarian tradisional Jepang ini berbeda dengan tari tradisional lainnya.

Gambar untuk Kabuki :






Songpa Sandaenori

Tari Songpa Sandaenori adalah jenis talchum Korea yang bermain topeng tradisional Korea Selatan. Sandaenori telah berkembang di Seoul dan pertengahan wilayah metropolitan.

Talchum atau talnori (탈춤;탈놀이) adalah pertunjukan tradisional Korea yang dipertunjukkan oleh beberapa orang yang mengenakan topeng dan kostum untuk memainkan sebuah lakon lewat tarian, dialog dan lagu.

Ganggangsullae, Tari Tradisonal Korea

Ganggangsullae



          Korea Selatan terkenal akan budayanya. Korea Selatan memiliki berbagai tarian tradisional. Salah satu jenis tarian tradisional tersebut adalah Ganggangsullae.

          Ganggangsullae adalah sebuah tarian tradisional dari Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan. Tarian ini khusus dipentaskan oleh kaun wanita dengan saling berpegangan tangan membentuk lingkaran dan menyanyi. Tarian ini biasanya dipentaskan pada saat perayaan hari raya, seperti Jeongwol Daeboreum dan Chuseok di bawah sinar bulan purnama untuk memohon keberkatan dan panen yang melimpah.

Gambar Tarian Ganggangsullae










Tarian Tradisional Korea Lainnya :

  1. Tari Buchaechum / Tari Buchae

Senin, 01 April 2013

Tari Sema Timur Tengah



Salah satu tarian yang terkenal di Timur Tengah adalah Tari Sema. Tarian ini dilakukan oleh para "dervish" yang berputar. Tari Sema di ciptakan untuk alasan religius. Tari Sema telah dipertunjukkan selama 700 tahun oleh Kaum Sufi. Dervish (bahasa Turki dan Arab) berasal dari kata Persia darwish (berarti kerangka pintu)yang menggambarkan orang sufi yang berada pada ambang pencerahan.

Tari Sema dimulai dengan pujian kepada para nabi. Lalu terdengar suara drum yang menjadi simbol sang pencipta diikuti improvisasi musik dari alat musik ney (sejenis seruling)yang menyimbolkan hembusan napas sang pencipta yang memberi kehidupan kepada semua makhluk. Tarian ini diakhiri dengan membaca Al-quran.

Para derwish berputar-putar secara simultan selama 10 menit lalu berhenti dan berlutut. Kemudian berdiri dan mulai lagi. Proses ini diulang sebanyak 4 kali, yang memiliki arti :
  1. Kelahiran manusia sebagai bukti Allah sebagai pencipta dan peran manusia sebagai makhluk.
  2. Kegembiraan manusia sebagai saksi penciptaan.
  3. Kegembiraan akan cinta dan pengorbanan akan pikiran untuk mencinta, untuk menggenapi perintah Allah.
  4. Akhir perjalanan spiritual, termasuk kembali pada kehidupan sehari-hari dan pengabdian kepada Allah.

 Gambar untuk Tari Sema :






Tari Buchaechum, Tari Tradisional Korea




           Buchaechum atau Tari Buchae (tari kipas) adalah tari kelompok yang merupakan salah satu tarian tradisional Korea yang paling terkenal di mancanegara. Tarian ini dipertunjukkan oleh sekelompok penari wanita yang memegang kipas berwarna-warni. Inti tarian ini adalah variasi gerakan membuka, menutup dan membentuk formasi dari kipas.

          Tarian ini dikenal karena mereprensentasikan keindahan dan keagungan wanita korea. Para penarinya membentuk formasi dari kejadian-kejadian di alam, seperti deburan ombak, rumpun bunga dan kupu-kupu yang berterbangan diterpa angin.

          Awalnya tari ini merupakan bagian dari ritual kuno individual. Ketika ritual itu sudah tidak ada lagi, lahir tarian rakyat yang penuh kegembiraan, keanggunan dan kejutan. Penonton akan merasa seakan mereka berada di taman bunga karena penarinya memakai pakaian beraneka warna dengan gerakan-gerakan yang beritme dan formasi kipas yang indah.

Kostum tari kipas biasanya jeogori (jaket panjang dengan  kemeja yang diikat), mahkota bunga tradisional, dan kipas yang biasanya berbulu di bagian pinggirnya dan digambari bunga peoni. Kipas tersebut selalu dibuka dan ditutup sebagai bagian dari tarian.


Gambar untuk Tari Buchaechum :







Baca Juga :